Sekolah Aman dari Bencana
Kawal Sekolah Aman
Jadilah kawan Siswa dengan mengadukan tindak kekerasan, pelecehan, perpeloncoan, atau berbagai format kekerasan lainnya di sekolah Anda.
Kutipan di atas hadir dalam beranda sekolahaman.kemdikbud.go.id yang diposting Ninil dalam grup KPB. Saya langsung terkenang akan kekhawatiran yang dikatakan Pak Praptono dalam pertemuan perdana kami di Hotel Aston. Seingat saya beliau mengucapkan bahwa anda harus mengawal supaya pengertian sekolah aman berhubungan pengurangan risiko bencana.
Mari anda lihat kembali definisi sekolah aman dalam Peraturan Kepala BNPB No 4 Tahun 2012 mengenai Pedoman Penerapan Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana. Ada tiga definisi yang sukses disusun BNPB bareng Kemendikbud, Kemenag, Kemdagri, Kempu, Kempppa, BPPT/Kemristek, Lembaga Masyarakat, Perwakilan PBB, dan partner pembangunan lainnya tergolong anak dan kawula muda, antara lain :
1. Pengertian Umum
Sekolah aman ialah sekolah yang mengakui dan mengayomi hak-hak anak dengan meluangkan suasana dan lingkungan yang memastikan proses pembelajaran, kesehatan, keselamatan, dan ketenteraman siswanya terjamin masing-masing saat.
2. Pengertian Definisi Khusus
Sekolah aman dari bencana ialah sekolah yang merealisasikan penyelenggaraan edukasi sesuai dengan standar nasional edukasi dan kebiasaan sekolah yang dapat melindungi penduduk sekolah dan lingkungan di sekitarnya dari bahaya bencana.
3. Pengertian berhubungan PRB
Sekolah aman ialah komunitas pembelajar yang berkomitmen akan kebiasaan aman dan sehat, sadar bakal risiko, mempunyai rencana yang matang dan mapan sebelum, saat, dan setelah bencana, dan tidak jarang kali siap guna merespons pada saat terpaksa dan bencana. Dalam pedoman ini, pengertian yang digunakan ialah Sekolah Menengah aman ialah Sekolah Menengah yang merealisasikan standar sarana dan prasarana serta kebiasaan yang dapat melindungi penduduk sekolah dan lingkungan di sekitarnya dari bahaya bencana.
Inisiasi Sekolah Aman dari Bencana di Sekolah Nurul Imam
Saya memutuskan muncul memenuhi undangan pendahuluan Nurul Imam Creativity Day guna memperkuat inisiatif Sekolah Aman dari Bencana yang dibuka Nur Afiatin, Sahabat KerLiP yang menjadi Kepala SMK Nurul Imam. Sekolah yang baru berdiri tahun kedua ini tampak semarak dengan sekian banyak piala bergilir yang sukses diperoleh panitia pelaksana NICD, antara beda Piala Gubernur Jawa Barat, Bupati Bandung Barat, Amanda Brownies, dan Yayasan Nur Imam. Acara dimulai dengan defile Anak-anak SMP dari Kota Cimahi, Bandung Barat, Purwakarta, Kabupaten Bandung yang muncul untuk mengikuti sekian banyak lomba di bidang olah raga, seni, dan keagamaan.
![20160125_091403[1] 20160125_091403[1]](https://sekolahramahanak.files.wordpress.com/2016/01/20160125_0914031.jpg?w=368&h=656)
![20160125_100408[1] 20160125_100408[1]](https://sekolahramahanak.files.wordpress.com/2016/01/20160125_1004081.jpg?w=384&h=216)
Nur memperkenalkan saya dengan Bu Rita, pembina yayasan yang pun dosen PKK UPI Bandung. Beliau merespon positif ketika saya menunjukkan sejumlah hal yang butuh diperkuat berhubungan aksesibilitas jasmani dan kemudahan aman di sekolah inklusif ini. “S3 saya di bidang kurikulum, Bu. saran perkuatan jasmani akan saya sampaikan untuk suami saya yang berpengalaman teknik sipil dan menjadi pembina sarana prasarana di Yayasan Nur Imam,”kata Bu Rita sebelum beranjak dari lokasinya menyambut tamu dari pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Saya melanjutkan obrolan edukasi ramah anak dengan ibu-ibu yang mewakili Komite Sekolah terutama mengenai seruan Ibu Gubernur Jawa Barat yang menyuruh ayah bunda meluangkan waktu 20 menit masing-masing bada magrib untuk bersenda gurau dengan anak-anak tercinta.
Semesta Hati Makin Bersinar
“Pak Asep, anda mampir di Semesta Hati ya. Rencana rapat internal di Jakarta telah Ibu alihkan melewati email, “ujar saya sesudah pamit dari Nurul Imam. Lokasi Sekolah Semesta Hati dekat dengan Nurul Imam. Rintisan Labschool Bersinar Semesta Hati paling penting sebab kekhasannya dalam mengembangkan edukasi khusus, edukasi inklusif, dan edukasi layanan khusus. Tawaran Nurul Imam untuk pelajaran angklung bareng untuk menyiapkan KerLiP Bersinar Happening Art di Graha Manggala Siliwangi bulan Maret 2016 butuh segera ditindaklanjuti.
“Kebetulan sekali Bu, plafon ruang tengah rubuh. Anak-anak jadi makin hendak sekali belajar mengenai sekolah aman dari bencana. Keriuhan anak-anak ruang belajar 9 di lantai atas saja dapat menyebabkan beberapa atap kami rubuh, lagipula gempa bumi, “kata bu Ninuk menyambut kehadiran saya. OPeRA dengan Bu Ninuk dan Pak Rian kian hangat dengan sekian banyak inisiasi berhubungan Gerakan KerLiP Bersinar, antara lain: Individual Education Program dengan kategorisasi tumbuh, kembang, berdikari yang didefinisikan Zakky ketika menjalankan homeschooling di tingkat Sekolah dasar, aneka 20 menit yang memukau, deteksi warna untuk mengawali konsultasi anak sebagai unsur terpenting dalam inisiatif Sekolah Ramah Anak, dan peningkatan kata hijau dalam kepanjangan Bersinar. Bu Ninuk pun menunjukkan 100 kelaziman baik, lokasi sampah terpilah karya anak-anak dan rencana pembenihan yang bakal segera dilakukan anak-anak Semesta Hati.
Pak Rian menyuruh saya guna meninjau Pesantren Inklusif Kampung Qur’an Cendekia yang diintegrasikan dengan edukasi layanan eksklusif Semesta Hati. Lokasi Pesentren ini lebih dekat ke Nurul Imam. Lansekapnya dan keramahan santri serta ustadz dan ustadzah di pesantren binaan Pak Rian ini memikat hati saya. “Ibu bakal menjadwalkan teratur ke sini ya, “kata saya ketika berpamitan dengan santri-santri dari sekian banyak daerah itu. Saya sempat shalat zhuhur berjamaah di saung lokasi mereka belajar. Beberapa inisiatif guna memanfaatkan sarana prasarana di Kampung Qur’ani Cendekia disambut hendak sekali oleh Pak Rian. Saya pulang membawa 2 bungkus keripik takong yang dikemas apik. Insya Allah Semesta Hati makin bercahaya ya.
YES for Safer School Innitiative (YESSI)
Green SMile Inc. ialah badan otonom Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan yang dipimpin Nurul Fitry Azizah merancang dan mengadakan YESSI semenjak 2012. YESSI 2016 dilakukan dalam rangka Hari Peringatan Pengurangan Risiko Bencana. Allisa Putri Maryam, Fina, Kamil ialah beberapa utusan anak YESSI 2016 yang terus mengaktifkan YESSI dalam kerangka Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLiP) Bersih, Sehat, Hijau, Inklusif, Aman, dan Ramah Anak (Bersinar). Dukungan dan kerjasama dengan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemdikbud memperluas cakupan KerLiP bercahaya ke Sekolah Luar Biasa di Jawa Barat. Kami mengemasnya dengan model sister school melewati mentoring sebaya antara sekolah dan sekolah luar biasa.
Gerakan Siswa Bersatu (GSB) Bersinar SMPN 11 Kota Bandung dalam dampingan Ibu Nia Kurniati memperkuat YESSI di SLB Baleendah Kabupaten Bandung dalam dampingan Ksatria Ratu Dewa. Fitry dan Dina menolong memfasilitasi pemodelan sister school ini hingga bulan Februari 2016. Kehadiran Amilia Agustin, Ratu Sampah lulusan SMPN 11 Bandung memperkuat YESSI mengarah ke SLB Bersinar di SMPN 11 dan SLB Baleendah.
“Kalau terdapat neng Amilia Agustin memilah sampah menjadi urusan penting, demikian pun disela-sela pekerjaan YES4SS dalam pekerjaan SLB Bersinar. Ajakan memilah sampah tidak mesti berupa “perintah”, maka dengan senang hati kawan muda dari SLB Baleendah pun dapat melakukannya dalam hitungan jari. Semoga mereka masih ingat teknik melakukannya dan orang dewasa disekitarnya tergolong guru dan orang tua membantunya. SayangArlian Puri dan Ria Putri Primadanty tidak dapat hadir,”kata Bu Nia dalam statusnya di fb setelah pekerjaan SLB Bersinar.
Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :
1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka
|
Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi
Kab. Majalengka
(0233) 8281236 | 085216667297


0 Komentar