Kursus Komputer Majalengka
Waduk Jatiluhur


Nama : Waduk Jatiluhur
Lokasi : Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat
Kegunaan : Irigasi, PLTA
Status : Digunakan Konstruksi dimulai 1957
Mulai beroperasi : 1967
Dam dan drainase air
Tipe bendungan : Rockfill
Tinggi : 96 meter
Panjang : 1,22 Kilometer

Waduk Jatiluhur ialah sebuah waduk yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat (±9 km dari pusat Kota Purwakarta). Waduk yang disebut oleh pemerintah Waduk Ir. H. Juanda ini adalahwaduk terbesar di Indonesia. Bendungan Waduk Jatiluhur mulai dibangun semenjak tahun 1957 oleh kontraktor asal Perancis Compagnie française d'entreprise, dengan potensi air yang terdapat sebesar 12,9 miliar m3 / tahun dan adalahwaduk serbaguna kesatu di Indonesia. Waduk Jatiluhur bisa dikunjungi melewati Jalan Tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi), terbit di Gerbang Tol Jatiluhur.
Kumpulan isi:
1Pembangunan
2Pemanfaatan
3Panorama
4Lihat pula
5Referensi
6Pranala luar

Pembangunan[sunting | sunting sumber]
Waduk Jatiluhur di bina dengan menahan Sungai Citarum dengan luas wilayah aliran sungai seluas 4.500 km2. Bendungan ini di bina mulai tahun 1957 dengan peletakan batu kesatu oleh Presiden RI kesatu Ir Soekarno dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 26 Agustus 1967. Pembangunan bendungan Waduk Jatiluhur menelan dana US$ 230 juta. Nama bendungan waduk disebut Ir. H. Juanda sebab untuk memperingati jasanya dalam memperjuangkan pembiayaan pembangunan Bendungan Jatiluhur. Ia yang adalahPerdana Menteri RI terakhir dan memimpin kabinet Karya (1957 – 1959) bersama-sama dengan Ir. Sedijatmo dengan gigih memperjuangkan terwujudnya proyek Jatiluhur di Pemerintah Indonesia dan forum internasional. Genangan yang terjadi dampak pembangunan Bendungan Waduk Jatiluhur membenamkan 14 Desa dengan warga berjumlah 5.002 orang. Penduduk tersebut lantas sebagian dialihkan ke wilayah sekitar bendungan dan beberapa lainnya pindah ke Kabupaten Karawang. Sebagian besar warga waktu tersebut bekerja sebagai petani[1].
Pemanfaatan[sunting | sunting sumber]

Bendungan Jatiluhur disaksikan dari Jembatan Oranye di bawah bendungan
Di dalam Waduk Jatiluhur, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dengan buatan tenaga listrik rata-rata 1.000 juta kwh masing-masing tahun, dikelola oleh Perum Jasa Tirta II. Di samping dari tersebut Waduk Jatiluhur memiliki faedah penyediaan air irigasi guna 242.000 ha sawah (dua kali tanam setahun), air baku air minum, budi daya perikanan dan pengendali banjir yang dikelola oleh Perum Jasa Trita II.
Selain bermanfaat sebagai PLTA dengan sistem limpasan terbesar di dunia, area Jatiluhur memiliki tidak sedikit fasilitas rekreasi yang memadai, seperi hotel dan bungalow, bar dan restaurant, lapangan tenis, bilyard, perkemahan, empang renang dengan water slide, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground dan kemudahan lainnya. Sarana olahraga dan rekreasi air contohnya mendayung, selancar angin, kapal pesiar, ski air, boating dan lainnya.
Di perairan Danau Jatiluhur ini pun ada budidaya ikan keramba jaring apung, yang menjadi pesona tersendiri. Di masa-masa siang atau dalam keheningan malam saya dan anda bisa memancing sarat ketenangan sambil merasakan ikan bakar. Dikawasan ini pula saya dan anda bisa melihat Stasiun Satelit Bumi yang dikelola oleh PT. Indosat Tbk. (±7 km dari pusat Kota Purwakarta), sebagai perangkat komunikasi internasional. Jenis layanan yang disediakan antara beda international toll free service (ITFS), Indosat Calling Card (ICC), international direct dan lainnya.
Panorama[sunting | sunting sumber]

Pemandangan Waduk Jatiluhur disaksikan dari Gunung Parang

Bendungan Jatiluhur 


Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :
1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital

Kursus Komputer di Majalengka
Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka




Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi

Kab. Majalengka

(0233) 8281236 | 085216667297