Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Artikel ini memerlukan lebih tidak sedikit catatan kaki guna pemastian. Bantulah memperbaiki tulisan ini dengan menambahkan daftar kaki dari sumber yang terpercaya. Tulisan yang tidak bisa diverifikasi bakal dipertanyakan serta bisa disembunyikan ataupun dihapus sewaktu-waktu oleh Pengurus.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Gelora BLA, GBLA, Stadion Balati, BLAST, Gelora BALAP
Informasi stadion
Nama lengkap : Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Pemilik : Persib Bandung
Operator : Persib Bandung
Lokasi : Lokasi Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Koordinat : 6°57′31″S 107°42′41″E Konstruksi
Dibuat : Oktober 2009
Dibuka : 9 Mei 2013 (Soft Launching)
Direnovasi : July-Agustus 2016
Biaya pembuatan : 545 miliar Rupiah
PT. Penta Architecture
Kontraktor Utama : PT. Adhi Karya[1][2]
Data teknik
Permukaan : Rumput zoyzia matrella lin mer
Kapasitas : 38.000[3]
Pemakai : Persib Bandung 2014[4]
Stadion Gelora Bandung Lautan Api ialah sebuah stadion olahraga yang sedang di Desa Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. Stadion berada salah satu ruas Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi KM 149 dan Jalan Bypass Soekarno-Hatta Bandung. Akses jalan mengarah ke Stadion akan diciptakan pintu tol eksklusif di KM 149 ruas Tol Purbaleunyi dan ruas jalan dari arah Stasiun KA Cimekar dan dari jalan Rancanumpang. Dibuat pun ruas jalan baru menyusuri tol selama 2 kilometer, disamping ruas jalan yang telah ada. Stadion ini bakal menjadi home base klub sepak bola asal Kota Bandung yakni Persib Bandung di musim persaingan 2014.
Kumpulan isi :
1. Pembukaan dan Peresmian (Soft Launching)
2. Kondisi Awal (Eksisting)
3. Pendanaan
4. Fasilitas
5. Pemberian Nama Stadion
6. Referensi
7. Pranala luar
Pembukaan dan Peresmian (Soft Launching)[sunting | sunting sumber]
Pembukaan dan peresmian atau soft launching stadion yang semula akan diselenggarakan pada tanggal 31 Desember 2012 diundur menjadi tanggal 10 Mei 2013 sebab kondisi stadion yang belum rampung terkendala sejumlah faktor laksana cuaca dan lain-lain. Stadion ini diresmikan oleh Wali kota Bandung, Dada Rosada. Selain tersebut acara peresmian pun dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Dede Yusuf, Wakil Wali kota Bandung Ayi Vivananda, dan sejumlah pihak lainnya. Acara peresmian ini dihadiri selama 5000 orang.[5]
Kondisi Awal (Eksisting)[sunting | sunting sumber]
Stadion Gelora Bandung Lautan Api berada tepat di cekungan Danau Purba Bandung yang tanahnya gampang amblas & di bina setinggi 5 meter dari permukaan tanah. Namun sebab lahan yang dipakai lunak, elevasi akan turun 1,7 meter sampai ketinggiannya menjadi 3,3 meter. Oleh sebab itu, sampai etape pelaksanaan proyek hambatan utama ialah pengurugan tanah dan keterlambatan perizinan ke PU guna bukaan akses tol guna pengangkutan material. Tanah guna bangunan stadion ialah 24,5 hektaree, sementara bila dengan kemudahan pendukung beda ditargetkan 40 hektaree.
Tanah eksisting guna stadion ialah berupa sawah dengan material lempung empuk umumnya ketebalannya 30 meter. Oleh sebab itu dilaksanakan rekayasa teknologi tinggi kontruksi serupa menjahit/mengobras tanah melewati alat tolong pemasangan jalur-jalur pipa PVD (Prefabricated Vertical Drain). PVD ini dipasang dengan jarak 1,3 x 1,3 meter sedalam 20 meter.
Sebelum tanah di uruk di atas tanah asli, dilaksanakan terlebih dahulu pemasangan lembaran material geotextile tujuannya agar penurunan tanah dampak konsolidasi merata. Selanjutnya dilaksanakan kegiatan penjahitan dari ketebalan 5 meter pengurugan tanah, nantinya bakal turun 1,7 meter sampai-sampai stadion berada pada elevasi 3,3 meter di atas permukaan tanah yang sekarang. Karena teknologi ini biayanya mahal, maka hanya dilaksanakan pada lokasi stadion yakni seluas 50.000 meter persegi.
Pendanaan[sunting | sunting sumber]
Kesepakatan mula tadinya MoU antara Pemprov dengan Pemkot Kota Bandung tahun 2008, disepakati proporsi perkiraan 60 % provinsi: 40 % Kota Bandung. Dengan catatan, tanah dan gedung stadion bakal jadi aset provinsi. Perkembangan terbaru, MoU 27 Desember 2009, proporsi perkiraan tidak terdapat lagi maka stadion Gedebage bakal dibangun dan menjadi aset Kota Bandung, namun Provinsi Jabar menolong selama 3 tahun perkiraan lewat pertolongan keuangan (Bankeu). Provinsi Jabar berkepentingan dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebab akan jadi stadion Ibu Kota Provinsi dan bakal jadi tempat pendahuluan PON 2016 di Jawa Barat.
Fasilitas[sunting | sunting sumber]
Stadion ini di desain berstandar internasional, rumput yang digunakan ialah dari jenis Zoysia Matrella (Linn) Merr yaitu rumput ruang belajar satu standar FIFA. Stadion ini dilengkapi dengan lapangan sepak bola, atletik, kantor, sirkulasi, tribun atap full keliling, servis, e-board, scoring board dan kursinya tahan api dengan kursi merk Ferco. Karena standard FIFA itulah jumlah kursi penonton melulu 38.000 orang[6]. Kalau tanpa kursi sebenarnya dapat menampung 72.000 orang.
Standar Indonesia : SNI T-25-1991-03 STDR. PERENCANAAN STADION
Standar Internasional : Football Stadium Technical, Recommendation Requirements, FIFA Safety Guidelines.
Luas bangunan stadion :
Tapak Stadion 5.2 Ha
Lansekap 16.9 Ha
Gedungnya berlantai 4 dengan luas ruangan 72.000 meter persegi sehingga bila ditotal dengan kemudahan pendukung beda dapat menjangkau 40 hektare. Akan ada tidak sedikit mushola dan toilet berjumlah 766 buah, selain tersebut juga terdapat ruang VVIP untuk ruang belajar kepala negara presiden dengan kaca anti peluru dan landasan helikopter.
Pemberian Nama Stadion[sunting | sunting sumber]
Awal awal nama stadion memungut dari lokasi stadion dibangun yakni Gedebage sampai-sampai masyarakat mengenal secara mudah menilik dengan nama Stadion Gedebage, tetapi nama tersebut melulu sementara sebelum diciptakan peraturannya. Setelah terdapat keputusan pemerintah, maka pemberian nama stadion dilaksanakan lewat polling terhadap masyarakat dan hasilnya nama Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi suara terbanyak dari masyarakat. Hasil polling tersebut telah disepakati sekian banyak kalangan dan sudah diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Kota Bandung.
Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :
1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka
|
Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi
Kab. Majalengka
(0233) 8281236 | 085216667297


0 Komentar