Sawah dari jarak dekat
Pada lahan yang berkemiringan tinggi, sawah dicetak berteras atau lebih dikenal terasiring atau sengkedan guna menghindari erosi dan menyangga air. Sawah berteras tidak sedikit ada di lereng-lereng bukit atau gunung di Jawa dan Bali.
Sebuah studi yang dipublikasikan Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America mengejar bahwa seluruh jenis padi yang dibudidayakan ketika ini, baik dari spesies indica maupun japonica, berasal dari satu spesies padi binal Oryza rufipogon yang terdapat pada tahun 8200 tahun sampai 13500 tahun yang kemudian di China.[2] Padi sawah dibudidayakan di sekian banyak negara laksana Bangladesh, China, Filipina, India, Indonesia, Iran, Jepang, Kamboja, Korea Selatan, Korea Utara, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Padi sawah pun ditanam di Eropa laksana di Piedmont (Italia) dan Camargue (Prancis).[3]
Sawah adalahsalah satu sumber utama emisi metana atmosferik dan diduga mengemisikan antara 50 sampai 100 juta ton gas metana per tahun.[4][5] Sebuah studi menunjukan dengan mengeringkan sawah guna sementara seraya mengaerasikan tanah berfungsi untuk mengganggu emisi gas metana dan pun meningkatkan hasil padi.[6]
Kumpulan isi :
1.Sejarah2.Referensi
3.Bahan bacaan bersangkutan
4.Pranala luar
Para pakar arkeologi sepakat bahwa pembudidayaan di lahan basah bermula di China. Bukti eksistensi sawah padi kesatu ditemukan bertanggal 6280 tahun yang kemudian menurut penanggalan karbon dari biji padi dan pelajaran organik tanah yang ditemukan di website Chaodun di Kushan County.[7] Di suatu situs Neolitik di Caoxieshan, arkeologis mengerjakan penggalian dan mengejar sebuah tempat yang diandalkan dulunya adalahsawah.[8] Diperkirakan website di Caoxieshan bertanggal 4000 sampai 3000 SM.[9][10] Selain tersebut ada 10 tempat arkeologi yang berhubungan dengan sawah di Korea. Dua diantaranya yang tertua sedang di Okhyun dan Yaumdong, Ulsan, dibangun semenjak Mumun pottery period.[11] Terdapat bukti arkeologis pula bahwa beras (padi yang telah dihilangkan sekamnya) ditabung untuk kebutuhan militer dan prosesi pemakaman semenjak zaman Neolitik sampai Dinasti Han di China.[12]
Referensi[sunting | sunting sumber]
^ "Kamus Besar Bahasa Indonesia".
^ Molina, J.; Sikora, M.; Garud, N.; Flowers, J. M.; Rubinstein, S.; Reynolds, A.; Huang, P.; Jackson, S.; Schaal, B. A.; Bustamante, C. D.; Boyko, A. R.; Purugganan, M. D. (2011). "Molecular evidence for a single evolutionary origin of domesticated rice". Proceedings of the National Academy of Sciences. 108 (20): 8351. doi:10.1073/pnas.1104686108.
^ "Riz de Camargue, Silo de Tourtoulen, Riz blanc de Camargue, Riz et céréales de Camargue". Riz-camargue.com. Diakses tanggal 2013-04-25.
^ Methane gas generation from paddy fields "Methane Sources - Rice Paddies" Periksa nilai |url= (bantuan). Diakses tanggal 2007-07-15.
^ "Scientists blame global warming on rice". Sptimes.com. 2007-05-02. Diakses tanggal 2013-04-25.
^ "Shifts in rice farming practices in China reduce greenhouse gas methane". Diakses tanggal 2002-12-19.
^ Cao, Zhihong; Fu, Jianrong; Zou, Ping; Huang, Jing Fa; Lu, Hong; Weng, Jieping; Ding, Jinlong (2010). "Origin and chronosequence of paddy soils in China". Proceedings of the 19th World Congress of Soil Science: 39–42. Diakses tanggal 8 February 2013.
^ Fujiwara, H. (ed.). Search for the Origin of Rice Cultivation: The Ancient Rice Cultivation in Paddy Fields at the Cao Xie Shan Site in China. Miyazaki: Society for Scientific Studies on Cultural Property, 1996. (In Japanese and Chinese)
^ Fujiwara 1996
^ Tsude, Hiroshi. Yayoi Farmers Reconsidered: New Perspectives on Agricultural Development in East Asia. Bulletin of the Indo-Pacific Prehistory Association 21(5):53-59, 2001.
^ Crawford, Gary W. and Gyoung-Ah Lee. Agricultural Origins in the Korean Peninsula. Antiquity 77(295):87-95, 2003.
^ "Expansion of Chinese Paddy Rice to the Yunnan-Guizhou Plateau". Diakses tanggal 2007-08-06.
Bahan bacaan bersangkutan[sunting | sunting sumber]
Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :
1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka
|
Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi
Kab. Majalengka
(0233) 8281236 | 085216667297


0 Komentar